Thursday, April 17, 2008

Keberhasilan Sebuah Tim

Tak seorangpun mampu untuk menggolkan sebuah bola ke gawang lawan seorang diri meski dia seorang maestro pemain bola terhebat sekalipun. Meski sedemikian sempurnanya keadaan di lapangan pastilah diperlukan umpan, kerjasama, semangat, dan keyakinan penuh untuk meraih kemenangan, bukan!?

Demikian halnya dengan jabatan yang kita emban, seberapa tingginya tidak ada manfaatnya bila tiada seorangpun mau memberikan umpan yang dapat anda tendang jadi sebuah goal tujuan aktivitas yang kita lakukan. Pahamilah, sebesar apapun keberhasilan yang diraih bukanlah milih seorang, namun milik semua orang yang terlibat di dalamnya, pemain, pelatih, pemilik kesebelasan, sampai penonton sekalipun, karena memang ribuan tetesan peluh, pikiran, dan gempalan-gempalan tenaga menyatu bersama.

Apakah kita sedang bermain untuk diri sendiri atau tim kerja? Jawaban itu dapat kita gunakan untuk memahami apa arti sebuah keberhasilan. Keberhasilan dan kegagalan memang bukan milik perseorangan melainkan adalah milik bersama sebuah tim. Jadi mengapa kadang kita dapati bila sebuah tim berhasil dengan gemilang seakan menjadi milik sendiri sedangkan bila kegagalan diperoleh pastilah kesalahan bersama. Dengan demikian rasanya tak perlulah kita bersikap merasa orang yang paling hebat dalam sebuah tim, bukan!!!??

Bahagia Pangkal Kebahagiaan

Stress, depresi, susah tidur, dan frustasi adalah kata-kata yang semakin akrab didengar oleh masyarakat modern saat ini. Di jaman berteknologi tinggi yang semuanya serba memudahkan ternyata penyakit mental masih merupakan musuh 'klasik' manusia di samping berbagai penyakit baru dan canggih lainnya, macam AIDS, SARS dan kanker.

Seorang ahli kejiwaan dari AS, David G. Myers, Ph.D, berhasil mengadakan penelitian tentang solusi mencari kebahagiaan bagi manusia modern. Menurut Myers, ada empat tanda yang selalu ada pada orang yang memiliki kebahagiaan dalam hidupnya : menghargai diri sendiri, optimis, terbuka dan mampu mengendalikan diri. Hasil ini didapatnya setelah melakukan studi kasus pada ratusan orang dari 16 negara.

Jadi kunci utama meraih kebahagiaan adalah merasa bahagia, yang ditandai dengan keempat ciri tersebut di atas. Sedang bagi kita yang tidak atau belum memiliki kemampuan tersebut, tidak usah patah semangat. Berikut beberapa saran Myers untuk menyiasati situasi dan kondisi supaya kita dapat meraihnya.

Nikmati Hidup
Benjamin Franklin pernah berkata bahwa kebahagiaan itu tidak datang dari hal-hal besar yang kadang tidak pernah terjadi, melainkan dari hal-hal kecil yang terjadi sehari-hari. Jadi mulailah menikmati hidup dari hal-hal terkecil yang kita temui. Mulai dari menikmati makan di pagi hari, bercanda bersama rekan di siang hari, melihat pemandangan kota di sore hari, sampai menonton tv di malam hari. Yakinilah kalau kebahagiaan itu sebenarnya selalu ada setiap hari, tidak harus menunggu sampai umur menjadi tua.

Atur Waktu Sebaik Mungkin
Resep supaya bahagia adalah pintar mengatur waktu. Siapa yang tidak merasa bahagia kalau melihat waktu yang ada selalu penuh terisi dan terencana? Apa yang kita rasakan kalau disuruh melewatkan waktu tanpa ada artinya? Pasti membosankan dan membuat frustasi. Pengaturan waktu yang efektif bisa mempermudah semua cita-cita dan impian. Caranya? Pecahlah rencana besar yang kita miliki menjadi beberapa langkah kecil yang bisa dilakukan setiap hari. Misal, kalau kita punya cita-cita membuat sebuah novel, cobalah mulai dengan membuat dua halaman cerita setiap harinya. Bayangkan berapa banyak halaman yang telah kita hasilkan selama 300 hari ?

Bersikap Bahagia
Tidak susah untuk merasa bahagia. Cukup dengan menghargai diri sendiri, berpikir positif atau optimis dan selalu terbuka dengan lingkungan sekitar. Orang merasa bahagia kalau dirinya dihargai atau disenangi. Mulailah dari kita sendiri untuk belajar menghargai diri, mensyukuri dan merawat apa yang telah didapat. Nantinya otomatis orang luar akan bersikap hal yang sama. Begitu pula kalau kita berada dalam suasana yang tidak menyenangkan, cobalah untuk tetap tersenyum. Perasaan yang ada nantinya akan menjadi lebih nyaman. Bersikap terbuka dengan orang lain sedikit banyak bisa menipiskan suasana hati yang sedang galau.

Carilah Kegiatan Terampil
Kalau kita sudah merasa stress dengan pekerjaan, atau jenuh dengan suasana yang ada, itu tandanya diri kita butuh tantangan baru. Cobalah melakukan kegiatan baru yang membutuhkan keterampilan tangan kita, macam berkebun, berolahraga, menulis, menari atau melukis. Perasaan apatis atau kesal yang kita miliki cenderung berkurang atau bahkan menghilang begitu perhatian kita tertuju kepada bagaimana tangan kita bergerak.

Lakukan Olahraga
Banyak studi telah dilakukan yang menyimpulkan bahwa gerakan aerobik adalah obat mujarab untuk menghilangkan depresi dan kecemasan. Studi tersebut juga membuktikan kalau orang yang memiliki stamina bugar akan memiliki kepercayaan diri yang kuat, tidak mudah stress dan berjiwa tenang. Keuntungan lainnya adalah olah raga ini terbilang murah dan tidak membutuhkan ongkos besar, namun berefek luar biasa.

Cukup Istirahat
Bersikap aktif tidaklah cukup untuk merasa bahagia apabila tidak ditunjang dengan porsi istirahat yang cukup. Bahan dasar dari hidup penuh energi dan bahagia adalah dengan tidur yang cukup selama tujuh sampai delapan jam sehari supaya dapat bangun dalam keadaan bugar. Tidur atau istirahat dalam keheningan, macam berdoa atau meditasi, dapat memulihkan stamina yang sudah habis terpakai sehingga kita dapat bangkit dan menikmati hidup lebih nyaman lagi.

Miliki Teman Berbagi
Memiliki seorang atau beberapa teman dekat dapat meringankan beban hidup yang membuat hati tidak bahagia. Teman-teman tersebut akan selalu mendukung dan berada di sisi kita, baik di kala susah maupun senang. Perasaan tidak enak yang ada di hati bisa berkurang apabila kita mau membaginya dengan mereka. Mungkin kita segan untuk berbagi karena tidak mau menyusahkan orang lain. Namun percayalah, teman sejati akan merasa senang untuk membantu bilamana sahabatnya merasa kesusahan.

Rajin Beribadah
Studi membuktikan kalau orang yang banyak beribadah dan sering berhubungan dengan Tuhan akan memiliki perasaan lebih nyaman dan bahagia dibanding dengan mereka yang jarang atau tidak sama sekali. Ibadah memang tidak menjamin kita akan terbebas dari penderitaan. Namun keyakinan kita akan Tuhan dapat memperkuat langkah apabila kita dihadapkan pada kehidupan yang suram dan gelap. Keyakinan tersebut juga dapat membantu kita dalam membentuk makna dan tujuan hidup, sehingga kita dapat lebih menerima keadaan yang ada. Kita akan lebih termotivasi untuk memfokuskan perhatian pada hal-hal selain diri sendiri, seperti berderma, menjadi sukarelawan dan beraktifitas sosial lainnya. Pandangan spiritual yang dimiliki dapat membantu kita dalam menghadapi musuh besar, kematian dan kesulitan hidup lainnya.

Dirangkum dari Pursuing Happiness, David G. Meyers, www.health.yahoo.com

Tips Tidur Sehat

Kualitas tidur merupakan sumber kesegaran, tenaga, dan vitalitas yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan produktivitas keesokan harinya. Kualitas tidur adalah kebutuhan mutlak yang sama pentingnya dengan makanan bergizi dan olah raga. Jika setiap hari kamu mengalami insomnia, apa kamu yakin keesokan harinya kamu bisa lebih fresh. Mulai sekarang mulailah pola tidur sehat.

1. Disiplin

Selalu tidur pada waktunya. Agar jam biologis tubuh kamu tetap, bangunlah pada waktu yang sama. Tidak peduli apakah kamu merasa cukup tidur atau tidak. Usahakan untuk menjaga keteraturan tidur dan bangun pagi baik hari kerja maupun hari libur.

2. Olah Raga Teratur

Olah raga teratur adalah obat mujarab untuk menetralisir ketegangan fisik dan fikiran kamu. Hal ini sedikit banyak membantu meningkatkan kualitas tidur kamu. Jangan terlambat olah raga. Cukup lakukan sedikit olah raga ringan. Waktu paling ideal untuk berolahraga adalah pagi atau sore hari atau maksimum menjelang petang.

3. Suasana dan Ritual

Ciptakan suasana yang nyaman. Jaga kelembaban dan suhu udara kamar tidurmu. Usahakan sedemikian rupa begitu pagi datang, matahari akan masuk ke kamarmu. Sebalum tidur, usahakan relaks. Tidak perlu terlalu banyak berfikir. Lakukan ritual tidur yang menyenangkan seperti mendengarkan musik lembut sambil membaca bacaan ringan. Sesuaikan juga penerangan ruang tidur kamu.

4. Kualitas, Bukan Kuantitas

Yang penting kualitas bukan kuantitas. Tak masalah jika kamu hanya bisa tidur selama 5 jam saja tapi kamu merasa segar. Jika merasa sudah cukup tidur, lebih baik gunakan waktumu untuk melaksanakan kegiatan lain.

5. Jangan Tidur dalam Keadaan Lapar atau Kekenyangan

Semaksimal mungkin kamu harus bisa menghindari tidur karena kelelahan dan bukan pada jam tidur kamu. Jangan tidur dalam keadaan lapar atau malah kekenyangan. Hindari kacang-kacangan atau buah-buahan yang mengandung gas seperti durian. Hindari juga ngemil dengan kandungan lemak tinggi karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Kalau lagi diet, jangan pernah tidur dalam keadaan lapar. Lebih baik makanlah buah-buahan rendah kalori seperti pisang atau apel.

Sinar Matahari Yang Bikin Muka Tua

Sinar matahari merupakan modal kehidupan bagi manusia. Hampir semua makhluk hidup membutuhkan sinar matahari. Bagi tubuh manusia, sinar matahari menjadi stimulus untuk memproduksi vitamin D yang penting untuk kekuatan tulang, terutama sinar matahari pagi. Akan tetapi, sinar matahari juga mengandung ultraviolet, diyakini 95 persen menjadi penyebab kerusakan kulit dan penuaan dini.

Jika sinar matahari menyengat tubuh secara berlebihan akan berefek negatif. Sebagian yang ada dalam komponen sinar matahari adalah sinar biru, sinar infra merah, dan sinar ultraviolet.

Sinar biru adalah sinar matahari yang terlihat ketika mendung dan udara dalam kondisi lembab. Dalam kelembaban itu, ada gelombang rendah biru, seperti debu yang menyebabkan kekaburan ketika kita mengemudi. Sinar biru memberikan kontribusi AMD (Age-related Macular Degeneration) yang merupakan salah satu sebab kebutaan. Lalu ada sinar infra merah yang mempunyai gelombang panjang dan langsung menembus dan membakar retina. Lama kelamaan dapat menurunkan fungsi penglihatan dan menimbulkan kebutaan. Sedangkan sinar ultra violet merupakan salah satu penyebab terbesar proses penuaan.

Gelombang panjang sinar ultraviolet A penyebab 95 persen kerusakan kulit. Sinar ini sangat kuat dan memantul ke dinding. Meradiasi ke dalam lapisan kulit, memperbesar pori-pori kulit, menyebabkan penuaan dini, kegelapan kulit, noda, kerut, kulit yang melentur dan penyakit kulit yang dinamakan polymorphous light eruptions.

Sinar ultraviolet tak berhenti pada kerusakan kulit saja. Menurut para ahli, terkena sinar ultraviolet dapat menyebabkan iritasi mata. Mata jadi merah yang pada gilirannya mata terasa tertutup selaput. Secara langsung sinar ultraviolet membentuk radikal bebas yang mengganggu metabolisme. Gangguan terhadap metabolisme tubuh inilah yang menimbulkan katarak. Hal ini menyebabkan mengapa di Indonesia yang terletak di daerah khatulistiwa mempunyai angka gangguan penglihatan (katarak) yang tinggi.

Untuk menghindari radikal bebas, disarankan kita mengkonsumsi vitamin yang mengandung antioksidan yaitu vitamin A, C dan E. Sedangkan gelombang pendek sinar ultraviolet B bertanggung jawab atas kerusakan 5 persen kerusakan kulit. Akibatnya, warna kulit kian gelap atau gosong. Warna kulit gelap membentuk perlindungan dan merintangi sinar matahari agar tak menembus lapisan rendah kulit yang menyebabkan timbulnya penyakit kanker kulit. Barangkali Tuhan sudah mengatur mengapa di daerah yang terkena paparan sinar matahari tinggi penduduknya mayoritas berkulit gelap. Para ilmuwan mengatakan, orang yang hidup di daerah khatulistiwa mempunyai kulit gelap untuk melindungi dari sinar matahari dari sinar matahari yang membakar sepanjang matahari.

Sebaliknya yang paling sensitive terkena sinar matahari adalah orang yang berambut merah dan kulit berwarna putih. Orang yang paling tahan terkena radiasi matahari adalah orang yang berkulit gelap. Semakin gelap (hitam) semakin terlindungi dari sinar matahari.

Agar terhindar dari kerusakan kulit dan penuaan dini antara lain dengan menggunakan alat pelindung, sunscreen atau sunblock untuk kulit wajah dan tubuh, atau kacamata untuk melindungi mata, sama baiknya dengan busana pelindung dari sinar matahari, dan memakai payung di saat terik matahari.

Search

Powered By Blogger